Kategori
Umum

4 Cara Mengelola Sampah Rumah Tangga Yang Benar

Cara mengelola sampah rumah tangga – Pengelolaan limbah rumah tangga adalah praktik umum jika limbah rumah tangga adalah limbah yang paling banyak dihasilkan setiap hari. Sampah di rumah yang menumpuk semakin banyak dan tidak dibuang dengan segera akan berdampak negatif pada penghuninya.

Di sinilah peran diperlukan antara anggota keluarga. Kesadaran akan pentingnya pengelolaan limbah menjadi ujung tombak utama untuk menjaga rumah Anda jauh dari kotoran. Jadi, bagaimana Anda mengelola limbah rumah tangga?

1. Membagi Jenis Sampah Menjadi 3

Pemisahan sampah ini mungkin telah disosialisasikan secara intens untuk waktu yang lama. Namun dalam kenyataannya, masih banyak penduduk urbanisasi yang tidak menganggapnya sepele pada klasifikasi sampah. Padahal, klasifikasi sampah rumah tangga ini harus dilakukan untuk memudahkan proses daur ulang sampah ke tempat pembuangan sampah. Ini juga sangat penting, jika kita tahu cara mendaur ulang, kita secara tidak langsung telah membantu pemerintah untuk mengelola limbah rumah tangga.

Untuk mengelola limbah rumah tangga, setiap rumah tangga harus menyediakan tiga kantong sampah besar. Kantong pertama ditujukan untuk limbah makanan, yang kedua untuk limbah plastik dan yang ketiga untuk limbah kertas.

Kelola sampah rumah tangga dengan membagi sampah menjadi 3 bagian, limbah rumah Anda akan lebih teratur. Disarankan untuk membuang limbah sebelum menumpuk. Jika rumah itu bebas dari sampah, kesehatan keluarga juga bisa lebih terjaga.

2. Mengganti Jenis Tempat Sampah

Anda seharusnya tidak lagi memiliki sampah di rumah. Hanya ada kantong sampah besar. Kantong sampah bisa mengandung lebih banyak sampah. Dengan cara ini, sampah di rumah dapat diangkut langsung ke bank sampah di setiap area perumahan. Selain itu, Anda juga bisa memanfaatkan penggunaan ember untuk mengumpulkan sampah organik.

3. Membuang Sampah Yang Benar

Buang air ke dalam botol. Botol basah akan menyebabkan efek berlumpur dan kotor. Bahkan ini dapat menyebabkan bau tak sedap di rumah Anda. Sampah organik terurai lebih cepat dan bau adalah sampah dapur umum. Jika sampah bertahan semalam di dapur, ia akan mengundang kecoak dan hewan lainnya. Untuk melakukan ini, pastikan cara Anda membersihkan dapur sudah benar. Tong sampah dalam keadaan tertutup akan menimbulkan bau tak sedap yang dihasilkan oleh sampah yang tidak akan menyebar ke luar ruangan.

4. Mengelola Sampah Dengan Baik

Pengelolaan sampah dengan menggunakan metode tempat sampah fiber biasanya sudah ada di setiap RW sehingga penghuni rumah tidak bingung ke mana harus membuang sampah. Letakkan kantong sampah Anda setiap 2 minggu. Kemudian bank sampah yang kemudian mengirim sampah Anda ke manajer sampah untuk diproses ulang.

Meskipun tampaknya tidak perlu, pada kenyataannya, limbah rumah tangga yang kita buang dapat digunakan kembali. Dari limbah rumah tangga ini, yang perlu segera ditangani adalah limbah makanan yang kita makan.

Jika tidak segera diolah selama 3 hari atau lebih, sisa makanan ini akan menimbulkan bau menyengat karena merupakan jenis limbah yang terurai dengan cepat. Limbah makanan ini dapat diubah menjadi kompos atau kompos.

Jika Anda tidak memiliki waktu luang untuk membuat kompos, Anda dapat memberikannya kepada tetangga yang ingin mengelola limbah. Atau cukup letakkan sampah di depan rumah dalam wadah kedap udara sehingga bisa diangkut oleh pengumpul sampah.

Selama ini, Anda bisa menjual kertas dan sampah plastik ke pengumpul sampah untuk membuatnya lebih berat. Dengan menjualnya, Anda mendapatkan uang ekstra sambil membantu menjaga kebersihannya.

Saat ini, kita seharusnya tidak peduli dengan bagaimana kita mengelola limbah rumah tangga. Mari kita perbaiki barang-barang dari rumah kita sendiri. Percayalah, dengan melakukan hal kecil ini, kita akan membersihkan rumah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *