Kategori
Teknologi

Ulasan Samsung Galaxy A02s

Boatrentalshavasu – Galaxy A02s merupakan ponsel entry level Samsung yang dijual dengan harga terjangkau Rp 1.799.000 untuk varian 3/32 GB dan Rp 1.999.000 untuk varian 4/64 GB. Galaxy A02s memiliki layar yang lebar dan baterai berkapasitas 5.000 mAh yang terbilang cukup besar di kelasnya. Sayangnya, Galaxy A02s memiliki banyak kekurangan.

Untuk kisaran harga, Galaxy A02s masih terbilang mahal, apalagi spesifikasi yang ditawarkan. Satu hal yang terbilang unik pada desain Galaxy A02s adalah bagian belakang ponselnya. Terdapat pola ukiran yang membuatnya terlihat lebih menarik dan lebih mudah dipegang. Ukuran Galaxy A02 cukup besar bahkan sebanding dengan Galaxy Note20 Ultra yang saya gunakan. Untung saja ponsel ini masih nyaman digenggam berkat desain samping ponsel yang melengkung rapi serta bahan yang digunakan. Galaxy A02 sudah menggunakan port USB-C untuk pengisian daya dan juga masih menawarkan jack headphone. Sayangnya, tidak ada pemindai sidik jari di ponsel ini, baik model fisik maupun layar bagian bawah.

Untuk koneksi seluler, Galaxy A02 mendukung penggunaan kartu SIM ganda. Slot microSD terpisah dari slot kartu SIM, jadi Anda tidak perlu khawatir mengorbankan kapasitas penyimpanan atau kartu SIM. Layar Galaxy A02s berukuran 6,5 ″ dan menggunakan teknologi PLS LCD dari Samsung. Sayangnya resolusi layarnya hanya 720 x 1600 piksel sehingga tampilan layarnya kurang tajam. Di bagian atas layar terdapat bang yang merupakan tempat untuk kamera depan ponsel. Cincin di bagian atas dan samping layar ponsel terlihat cukup tipis, namun bagian bawah terlihat lebar.

Layar terasa agak kasar di jari saya dan sidik jari saya sangat mudah dipegang di layar. Hal tersebut tampaknya disebabkan tidak adanya lapisan oleophobic pada layar Galaxy A02s. Di sektor performa, Galaxy A02s menggunakan chipset Snapdragon 450. Performanya memang agak lambat, tapi tetap cocok untuk pemakaian sehari-hari. Padahal ponsel yang digunakan untuk review kali ini adalah varian tertinggi dengan RAM 4 GB. Jika kamu memainkan game populer seperti Mobile Legend, AoV, PUBG Mobile dan COD Mobile, ponsel dapat memainkan game tersebut dengan lancar meskipun pengaturan grafisnya kurang maksimal.

Pada aplikasi Antutu, Galaxy A02s mencapai 97.696 untuk performa, sedangkan aplikasi Geekbench 128 untuk single-core dan 489 untuk multi-core. Performa Galaxy A02s mungkin terasa kurang, namun lain halnya jika menyangkut daya tahan baterai ponsel ini. Galaxy A02s meraih skor 12 jam 50 menit saat diuji menggunakan aplikasi PC Mark dengan kecerahan layar 50% dan baterai 100%. Untuk penggunaan sehari-hari saya bisa mendapatkan layar 5 jam 21 menit tepat waktu hingga baterai mencapai level 5% dari awal 100%. Masa pakai baterai memuaskan.

Baterai Galaxy A02s bertahan lama berkat penggunaan baterai berukuran besar 5.000 mAh. Sayangnya, itu tidak terkait dengan kecepatan pengisian baterai dari pengisi daya standar. Butuh waktu 3 jam 7 menit untuk mengisi baterai Galaxy A02s dari 5% hingga 100% menggunakan charger built-in, sangat lama. Galaxy A02s sebenarnya mendukung pengisian baterai cepat 15W, tetapi Anda harus membeli pengisi daya terpisah. Menurut saya, Galaxy A02s bukan ponsel entry level yang bagus karena harganya juga menyentuh titik dua juta rupee. Namun untuk penggunaan sehari-hari, ponsel ini tetap layak digunakan.

Ada dua keunggulan utama Galaxy A02s yang menurut Www.teknoride.com sangat penting, yakni layarnya yang besar dan daya tahan baterainya yang lama. Sayangnya layarnya kasar di tangan dan gampang kotor, pengerjaannya agak lambat dan kameranya kurang memuaskan, apalagi di malam hari. Galaxy A02s sepertinya lebih cocok untuk mereka yang tidak terlalu tertarik dengan kamera atau performa, seperti pelajar atau orang tua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *